Breaking News
light_mode
Trending

WALHI Duga PT RAPP Berkali-Kali Terlibat Karhutla di Riau

  • account_circle Redaksi Antara
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Antara Pos, Pekanbaru – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau menyebut PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Estate Sungai Mandau sebagai salah satu korporasi yang terindikasi mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara berulang.

Hal itu disampaikan Direktur WALHI Riau Eko Yunanda dalam jumpa pers bertajuk “Riau Dikepung Asap: Sikap Abai dan Lemahnya Penegakan Hukum Kasus Karhutla 2026” yang digelar, Selasa (25/8/2026).

Dikutip dari Beritariau.com, Eko mengatakan, WALHI Riau menemukan sedikitnya empat korporasi yang terindikasi memiliki titik panas (hotspot) dan telah dipantau secara langsung oleh pihaknya.

“Temuan WALHI Riau salah satunya perusahaan PT RAPP Estate Sungai Mandau. Kalau kita merujuk pada data, PT RAPP adalah salah satu perusahaan yang terus berulang terlibat karhutla,” kata Eko.

Menurutnya, kebakaran di areal PT RAPP bukan kali pertama terjadi. Pada 2015, kebakaran disebut mencapai sekitar 600 hektare. Luasan tersebut kembali meningkat pada 2016 dan pada 2026 WALHI mencatat sekitar 71,9 hektare lahan terbakar.

WALHI juga menyoroti dugaan kerusakan ekosistem hutan alam akibat kebakaran tersebut. Areal yang terbakar disebut berada di kawasan hutan rawa yang berbatasan langsung dengan sungai alam.

Kondisi itu dinilai berpotensi mengancam ekosistem, termasuk kawasan transisi Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu (GSK-BB).

WALHI Riau pun mendesak pemerintah memperkuat penegakan hukum terhadap korporasi yang diduga berulang kali terlibat dalam kasus karhutla serta memastikan perlindungan terhadap ekosistem yang terdampak.

Hingga berita ini terbit, jurnalis masih menunggu konfirmasi dan tanggapan dari Manager Communication PT Riau Andalan Pulp And Paper, dan akhirnya diterbitkan.***red/yd

  • Penulis: Redaksi Antara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Karpet Bermotif Masjid Dipakai sebagai Alas Panggung Upacara di Buton Tengah

    Viral Karpet Bermotif Masjid Dipakai sebagai Alas Panggung Upacara di Buton Tengah

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 519
    • 0Komentar

    BUTON TENGAH, Antara Pos — Penggunaan sebuah karpet bermotif menyerupai karpet masjid sebagai alas panggung saat upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Kanapa-Napa, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, menuai perhatian masyarakat. Karpet tersebut digunakan sebagai alas area panggung atau tribun tempat pejabat dan tamu undangan berada ketika upacara berlangsung pada Senin (17/8/2026). […]

  • Salehuddin Minta Pusat Prioritaskan Perbaikan Jalan Lintas Bono dan Jalan Lingkar Pulau Mendol di Pelalawan

    Salehuddin Minta Pusat Prioritaskan Perbaikan Jalan Lintas Bono dan Jalan Lingkar Pulau Mendol di Pelalawan

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 916
    • 0Komentar

    ANTARAPOS, PELALAWAN – Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Pelalawan, Salehuddin, A.Md.Pi, menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi Jalan Lintas Bono (Jalinbon) dan Jalan Lingkar Pulau Mendol kepada Ketua Fraksi PKS DPR RI, Dr. H. Abdul Kharis Almasyhari, S.E., M.Si, dalam pertemuan Fraksi PKS DPRD Provinsi Riau bersama Ketua Fraksi PKS DPRD […]

  • Aktivis HMI Pelalawan Soroti Dugaan Permainan Pendapatan BPJS RSUD Selasih, Minta APH Segera Turun Tangan

    Aktivis HMI Pelalawan Soroti Dugaan Permainan Pendapatan BPJS RSUD Selasih, Minta APH Segera Turun Tangan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle kontak.antarapos@gmail.com
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Antara Pos, PELALAWAN – Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Pelalawan, Said Mukhlis, menduga adanya permainan dalam pengelolaan pendapatan BPJS di RSUD Selasih Pelalawan. Dugaan tersebut disampaikan menyusul tidak adanya keterbukaan informasi mengenai besaran pendapatan yang diterima rumah sakit dari BPJS setiap tahun, penggunaannya, serta apakah dana tersebut masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pernyataan […]

  • Ahli Nilai Bukti Dakwaan Abdul Wahid Masih Lemah,  Unsur Pemerasan Belum Terpenuhi

    Ahli Nilai Bukti Dakwaan Abdul Wahid Masih Lemah, Unsur Pemerasan Belum Terpenuhi

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 27
    • 0Komentar

    ANTARA POS, PEKANBARU – Persidangan perkara dugaan pemerasan yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid kembali menghadirkan dua saksi ahli di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (25/6/2026). Ahli psikologi forensik Reza Indragiri Amriel dan pakar pemerintahan serta otonomi daerah Prof Djohermansyah Djohan memberikan pandangan ilmiah yang menyoroti kekuatan pembuktian dalam perkara tersebut. Keterangan kedua ahli menjadi […]

  • Viral Booth Minuman Beralkohol Gelar Tantangan Hafalan Surah Ad-Duha, MUI Soroti Dugaan Pelecehan Agama

    Viral Booth Minuman Beralkohol Gelar Tantangan Hafalan Surah Ad-Duha, MUI Soroti Dugaan Pelecehan Agama

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 655
    • 0Komentar

    JAKARTA, Antara Pos – Sebuah video yang memperlihatkan aktivitas sebuah booth minuman beralkohol di acara The Sounds Project menjadi perbincangan di media sosial. Booth tersebut diduga mengadakan tantangan kepada pengunjung untuk menghafalkan Surah Ad-Duha. Dalam video yang beredar, pengunjung terlihat mengikuti sebuah tantangan yang berkaitan dengan hafalan ayat Al-Qur’an. Aktivitas tersebut kemudian menuai kritik karena […]

  • Pelayanan Masyarakat Berujung Penahanan, Perangkat Desa Di Ditangkap Polres Kampar, Satu Orang Masih Bebas

    Pelayanan Masyarakat Berujung Penahanan, Perangkat Desa Di Ditangkap Polres Kampar, Satu Orang Masih Bebas

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Antara
    • visibility 455
    • 0Komentar

    KAMPAR – Kasus dugaan pemalsuan surat tanah seluas sekitar 8 hektar di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, terus menjadi sorotan publik. Dalam perkara yang kini ditangani aparat penegak hukum tersebut, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Tiga di antaranya telah ditahan, sementara satu tersangka lainnya hingga kini belum ditahan. Kasus yang mencuat […]

expand_less