Breaking News
light_mode
Trending

Geruduk Kantor Gubernur Riau, APDK Desak Jalan Lintas Bono Segera Dibangun

  • account_circle Yuda Ananda
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 546
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

PEKANBARU, Antara Pos – Aliansi Pemuda Desa Kubangan (APDK) mendatangi Kantor Gubernur Riau, Senin (10/8/2026). Dalam aksi tersebut, massa mendesak Pemerintah Provinsi Riau memprioritaskan pembangunan Jalan Lintas Bono di Kabupaten Pelalawan.

Jalan tersebut dinilai memiliki peran penting bagi masyarakat karena menjadi akses yang menghubungkan lima desa, yakni Segamai, Gambut Mutiara, Labuhan Bilik, Sungai Emas dan Sokoi.

Koordinator APDK, Muhammad Ali, SH, mengatakan kedatangan mereka merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang meminta pemerintah memberikan perhatian lebih serius terhadap kondisi infrastruktur di kawasan Lintas Bono.

Menurut Ali, pembangunan Jalan Lintas Bono sebelumnya telah menjadi perhatian pemerintah. Namun hingga saat ini, rencana tersebut dinilai belum diwujudkan dalam bentuk pembangunan yang konkret.

Ia mempertanyakan alasan keterbatasan anggaran yang disampaikan pemerintah, sementara sejumlah proyek pembangunan lainnya tetap berjalan di wilayah Riau.

“Daerah kami di anak tirikan,” demikian inti pernyataan Ali dalam aksi tersebut.

Ali menilai kondisi jalan yang belum mendapatkan penanganan maksimal berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat di lima desa. Jalan tersebut bukan hanya menjadi jalur penghubung antarwilayah, tetapi juga menunjang mobilitas warga dan kegiatan perekonomian masyarakat.

Karena itu, APDK meminta Pemprov Riau tidak sekadar menyampaikan rencana pembangunan. Pemerintah, kata Ali, perlu memberikan kepastian mengenai langkah konkret untuk merealisasikan pembangunan Jalan Lintas Bono.

“Pemprov Riau betul-betul memprioritaskan pembangunan Jalan Lintas Bono,” tegas Ali.

Menanggapi tuntutan tersebut, Pemerintah Provinsi Riau melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR PKPP Riau, Zulfahmi MT, mengakui pembangunan Jalan Lintas Bono belum dapat dilakukan pada tahun ini karena kondisi anggaran.

Keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala pemerintah provinsi dalam merealisasikan pembangunan jalan yang dituntut masyarakat tersebut.

Meski demikian, Zulfahmi memastikan Pemprov Riau tidak menutup peluang untuk mencari alternatif pembiayaan.

Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah menggandeng perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami Pemprov Riau akan melakukan dan mencari solusi lewat CSR perusahaan, untuk melakukan pembangunan Jalan Lintas Bono,” ujar Zulfahmi.

Pernyataan tersebut menjadi alternatif yang ditawarkan pemerintah di tengah keterbatasan kemampuan APBD. Namun, realisasi skema tersebut masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut, termasuk mengenai perusahaan yang akan terlibat, bentuk dukungan serta mekanisme pelaksanaannya.

Bagi masyarakat di wilayah Lintas Bono, pembangunan jalan menjadi kebutuhan penting karena berkaitan dengan akses antarwilayah serta kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi.

Lima desa yang selama ini mengandalkan akses tersebut yakni Segamai, Gambut Mutiara, Labuhan Bilik, Sungai Emas dan Sokoi.

Aksi APDK menjadi bentuk desakan agar pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut tidak kembali tertunda. Masyarakat berharap pemerintah memberikan solusi yang jelas meskipun pembangunan belum dapat dibiayai melalui APBD tahun ini.

Komitmen Pemprov Riau untuk mencari alternatif pendanaan melalui CSR pun diharapkan tidak berhenti pada rencana, tetapi segera ditindaklanjuti dengan langkah yang terukur.

Persoalan Jalan Lintas Bono kini menjadi salah satu aspirasi masyarakat Pelalawan yang membutuhkan kepastian dari pemerintah. APDK meminta Pemprov Riau memberikan perhatian terhadap pemerataan pembangunan sehingga kebutuhan infrastruktur masyarakat di wilayah tersebut dapat segera ditangani.

Riau, Pekanbaru, Pelalawan, Jalan Lintas Bono, APDK, Aliansi Pemuda Desa Kubangan, Infrastruktur Riau, Pemprov Riau, Gubernur Riau, PUPR Riau, Pembangunan Jalan, Segamai, Gambut Mutiara, Labuhan Bilik, Sungai Emas, Sokoi.***red/yd

  • Penulis: Yuda Ananda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idul Adha Sebagai Momentum Keikhlasan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial

    Idul Adha Sebagai Momentum Keikhlasan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 530
    • 0Komentar

    ANTARA POS, Pekanbaru – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kembali menjadi momentum penting bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk memperkuat nilai keimanan, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama. Perayaan yang identik dengan ibadah kurban ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga mengandung makna spiritual yang sangat mendalam. Idul Adha berawal dari kisah keteladanan […]

  • Penutupan IMT-GT ke-9, Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Hijau Berkelanjutan

    Penutupan IMT-GT ke-9, Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Hijau Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 1.085
    • 0Komentar

    PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru resmi menutup rangkaian Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Green Cities Mayor Council (GCMC) Meeting ke-9 di Kompleks Perkantoran Wali Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Kamis (6/8/2026). Penutupan ditandai dengan kegiatan penanaman pohon sebagai simbol komitmen bersama memperkuat kolaborasi lintas negara dalam mewujudkan kota hijau berkelanjutan serta menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang. […]

  • WALHI Duga PT RAPP Berkali-Kali Terlibat Karhutla di Riau

    WALHI Duga PT RAPP Berkali-Kali Terlibat Karhutla di Riau

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Antara
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Antara Pos, Pekanbaru – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau menyebut PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Estate Sungai Mandau sebagai salah satu korporasi yang terindikasi mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara berulang. Hal itu disampaikan Direktur WALHI Riau Eko Yunanda dalam jumpa pers bertajuk “Riau Dikepung Asap: Sikap Abai dan Lemahnya Penegakan […]

  • Salehuddin Minta Pusat Prioritaskan Perbaikan Jalan Lintas Bono dan Jalan Lingkar Pulau Mendol di Pelalawan

    Salehuddin Minta Pusat Prioritaskan Perbaikan Jalan Lintas Bono dan Jalan Lingkar Pulau Mendol di Pelalawan

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 916
    • 0Komentar

    ANTARAPOS, PELALAWAN – Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Pelalawan, Salehuddin, A.Md.Pi, menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi Jalan Lintas Bono (Jalinbon) dan Jalan Lingkar Pulau Mendol kepada Ketua Fraksi PKS DPR RI, Dr. H. Abdul Kharis Almasyhari, S.E., M.Si, dalam pertemuan Fraksi PKS DPRD Provinsi Riau bersama Ketua Fraksi PKS DPRD […]

  • 336 Ribu Pendaftar, Kuota Upacara HUT RI di Istana Membeludak

    336 Ribu Pendaftar, Kuota Upacara HUT RI di Istana Membeludak

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 534
    • 0Komentar

    JAKARTA, Antara Pos – Keinginan masyarakat untuk menyaksikan langsung peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka ternyata sangat besar. Dalam waktu hanya empat hari sejak pendaftaran dibuka, jumlah pendaftar telah mencapai lebih dari 336 ribu orang. Jumlah tersebut jauh melampaui kapasitas awal yang disediakan pemerintah. Untuk pelaksanaan upacara tahun ini, pemerintah sebelumnya hanya […]

  • Aksi Mahasiswa di Bundaran HI Memanas, Massa Sampaikan Sejumlah Tuntutan

    Aksi Mahasiswa di Bundaran HI Memanas, Massa Sampaikan Sejumlah Tuntutan

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 312
    • 0Komentar

    JAKARTA, Antara Pos — Aksi mahasiswa yang berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026), menjadi perhatian publik. Massa mahasiswa yang tergabung dalam sejumlah elemen menggelar aksi bertajuk #MerebutKemerdekaan sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Aksi tersebut digerakkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah kelompok mahasiswa […]

expand_less