Breaking News
light_mode
Trending

Aktivis HMI Pelalawan Soroti Dugaan Permainan Pendapatan BPJS RSUD Selasih, Minta APH Segera Turun Tangan

  • account_circle kontak.antarapos@gmail.com
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Antara Pos, PELALAWAN – Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Pelalawan, Said Mukhlis, menduga adanya permainan dalam pengelolaan pendapatan BPJS di RSUD Selasih Pelalawan.

Dugaan tersebut disampaikan menyusul tidak adanya keterbukaan informasi mengenai besaran pendapatan yang diterima rumah sakit dari BPJS setiap tahun, penggunaannya, serta apakah dana tersebut masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pernyataan itu disampaikan Said dalam keterangannya, dan ia meminta Aparat Penegak Hukum (APH) segera melakukan penyelidikan.

Menurut Said Mukhlis, minimnya transparansi pengelolaan pendapatan BPJS di RSUD Selasih menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Hingga saat ini, publik tidak mengetahui secara pasti berapa nilai pendapatan yang diterima rumah sakit dari klaim BPJS setiap tahunnya maupun alokasi penggunaannya.

Ia menilai kondisi tersebut berbeda dengan sejumlah rumah sakit swasta yang juga mengandalkan pendapatan dari BPJS. Menurutnya, rumah sakit swasta mampu menggaji ratusan karyawan, membiayai seluruh operasional, bahkan melakukan pembangunan gedung baru dan pengembangan fasilitas secara berkelanjutan.

“Bayangkan, ada RS Swasta yg sumber pendapatan dari BPJS juga, menggaji ratusan karyawan, membayar seluruh biaya operasional serta sanggup membangun RS bertingkat-tingkat, artinya mereka untung besar. Sementara RS Selasih, pendapatan nya jg dari BPJS, karyawannya digaji megara, listrik dibayar negara juga, paling beli obat2an pakai pendapatan BPJS itu. terus kemana pendapatan dari BPJS itu hilangnya,” ujar Said Mukhlis.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena menyangkut pengelolaan dana pelayanan kesehatan yang bersumber dari pembayaran BPJS. Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan rumah sakit milik pemerintah dinilai menjadi kebutuhan mendasar untuk menjaga kepercayaan publik.

Said menegaskan bahwa dugaan tersebut harus ditelusuri secara menyeluruh oleh aparat penegak hukum. Menurutnya, penyelidikan diperlukan untuk memastikan apakah pengelolaan pendapatan BPJS di RSUD Selasih telah berjalan sesuai aturan atau justru terdapat penyimpangan yang merugikan masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa HMI Kabupaten Pelalawan akan segera mengambil langkah konkret dengan melaporkan persoalan tersebut kepada pihak berwenang. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk kontrol sosial terhadap pengelolaan keuangan daerah dan pelayanan publik di sektor kesehatan.

“Kami pastikan segera melakukan aksi ke Kejaksaan Negeri Pelalawan menyampaikan dugaan penyimpangan ini. Kita demo sekaligus menyampaikan laporan resminya,” tegas Said.

Munculnya dugaan tersebut sekaligus membuka ruang bagi pihak terkait untuk memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat.
Keterbukaan informasi mengenai pendapatan dan penggunaan dana BPJS dinilai penting untuk menghindari spekulasi serta menjaga integritas pengelolaan keuangan rumah sakit daerah.

Sebagai rumah sakit milik pemerintah daerah, RSUD Selasih memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh sumber pendapatan yang diperoleh dikelola secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Publik berhak mengetahui bagaimana dana yang berasal dari layanan kesehatan digunakan untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien.

Desakan dari aktivis HMI Pelalawan ini diperkirakan akan menjadi perhatian publik dalam waktu dekat, terutama jika laporan resmi telah disampaikan kepada Kejaksaan Negeri Pelalawan.

Masyarakat kini menunggu langkah aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti dugaan yang disampaikan tersebut melalui proses pemeriksaan dan klarifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.***red/yd

  • Penulis: kontak.antarapos@gmail.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Keluhkan Bau Busuk Di Sekitar Lapas Pekanbaru, Diduga Berasal Dari Pembuangan Septictank Ke Drainase

    Masyarakat Keluhkan Bau Busuk Di Sekitar Lapas Pekanbaru, Diduga Berasal Dari Pembuangan Septictank Ke Drainase

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Antarapos, Pekanbaru – Masyarakat kota Pekanbaru mengeluhkan bau menyengat di sekitar Lapas Kelas II A Pekanbaru yang diduga berasal dari limbah septic tank yang sengaja di buang langsung ke drainase. Hal itu diungkap oleh salah satu warga Adib, yang sering melewati jalan Lembaga Pemasyarakat Gobah, ia sering mencium bau busuk Ketika lewat daerah tersebut. “Saya […]

  • Anggaran MBG Dipangkas, Jatah Makan Siswa Dikurangi Lima Kali Seminggu

    Anggaran MBG Dipangkas, Jatah Makan Siswa Dikurangi Lima Kali Seminggu

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 521
    • 0Komentar

    ANTARA POS, JAKARTA – Pemangkasan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun pada 2026 mulai berdampak pada pelaksanaan program di lapangan. Frekuensi distribusi MBG untuk anak sekolah dikurangi dari enam hari menjadi lima hari seminggu. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan, layanan MBG untuk anak sekolah yang sebelumnya […]

  • WALHI Duga PT RAPP Berkali-Kali Terlibat Karhutla di Riau

    WALHI Duga PT RAPP Berkali-Kali Terlibat Karhutla di Riau

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Antara
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Antara Pos, Pekanbaru – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau menyebut PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Estate Sungai Mandau sebagai salah satu korporasi yang terindikasi mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara berulang. Hal itu disampaikan Direktur WALHI Riau Eko Yunanda dalam jumpa pers bertajuk “Riau Dikepung Asap: Sikap Abai dan Lemahnya Penegakan […]

  • Polsek Rupat Hadir dDi Tengah Masyarakat, Dorong Kemandirian Pangan Dari Tingkat Keluarga

    Polsek Rupat Hadir dDi Tengah Masyarakat, Dorong Kemandirian Pangan Dari Tingkat Keluarga

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle kontak.antarapos@gmail.com
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Antara Pos, RUPAT – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Rupat Polres Bengkalis Aiptu Bambang Haryanto terus aktif menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat melalui kegiatan Door to Door System (DDS) di wilayah binaannya, Senin (9/6/2026). Demikian disampaikan Kapolsek Rupat AKP Faisal SH. Kapolsek mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas di Desa […]

  • Ahli Nilai Bukti Dakwaan Abdul Wahid Masih Lemah,  Unsur Pemerasan Belum Terpenuhi

    Ahli Nilai Bukti Dakwaan Abdul Wahid Masih Lemah, Unsur Pemerasan Belum Terpenuhi

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 27
    • 0Komentar

    ANTARA POS, PEKANBARU – Persidangan perkara dugaan pemerasan yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid kembali menghadirkan dua saksi ahli di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (25/6/2026). Ahli psikologi forensik Reza Indragiri Amriel dan pakar pemerintahan serta otonomi daerah Prof Djohermansyah Djohan memberikan pandangan ilmiah yang menyoroti kekuatan pembuktian dalam perkara tersebut. Keterangan kedua ahli menjadi […]

  • MTQ Kelurahan Tangkerang Utara Resmi Dibuka, Generasi Qur’ani Didorong Hadapi Tantangan Era Digital

    MTQ Kelurahan Tangkerang Utara Resmi Dibuka, Generasi Qur’ani Didorong Hadapi Tantangan Era Digital

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle kontak.antarapos@gmail.com
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Antara Pos, PEKANBARU — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kelurahan Tangkerang Utara resmi dilaksanakan di Masjid Tsamaratul Ikhwan, RW 010, Jalan Kandis Ujung, Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Pada Rabu, (09/09/2026). Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mendorong lahirnya generasi Qur’ani yang mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup […]

expand_less