Karhutla Pelalawan Meluas, Wabup dan Kapolres Turun Langsung Padamkan Api
- account_circle Yuda Ananda
- calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
- visibility 527
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tim gabungan berada di kawasan lahan gambut saat melakukan penanganan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Pelalawan, Kamis (13/8/2026). AP/YD.
PELALAWAN, Antara Pos – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Pelalawan. Hingga Kamis (13/8/2026), sedikitnya terdapat tiga titik kebakaran yang terpantau di wilayah tersebut.
Titik api berada di Kelurahan Kerumutan, Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti, serta lokasi terbaru di Desa Petodaan yang berada di kawasan perbatasan dengan Desa Teluk Binjai.
Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, SH bersama Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., Asisten I Setdakab Pelalawan, Camat Teluk Meranti dan Kapolsek Teluk Meranti langsung mendatangi lokasi kebakaran.
Kehadiran pejabat daerah dan aparat kepolisian tidak hanya sebatas melakukan pengecekan. Mereka turut turun ke lapangan bersama tim gabungan untuk menangani kebakaran yang terjadi di kawasan lahan gambut.
Medan yang dipenuhi semak belukar menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Selain itu, kondisi angin di sekitar lokasi turut membuat api lebih sulit dikendalikan dan meningkatkan risiko penyebaran ke wilayah lain.
Kondisi semakin mengkhawatirkan setelah kobaran api dari Desa Petodaan diketahui merambat hingga memasuki kawasan Desa Teluk Binjai yang berbatasan langsung dengan lokasi kebakaran.
“Untuk lokasi titik api terbaru di Desa Petodaan, api berkobar melalap lahan gambut yang dipenuhi semak belukar. Api menjalar sampai ke Desa Teluk Binjai. Tim gabungan dari rayon kecamatan dibantu perusahaan berjibaku melakukan pemadaman,” ujar H. Husni Tamrin.
Menurut Husni Tamrin, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh unsur. Ia menilai respons cepat serta koordinasi yang kuat diperlukan agar kebakaran, khususnya di kawasan gambut, tidak berkembang semakin luas.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan upaya pendinginan di sekitar lokasi. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan bara api yang masih tersisa tidak kembali menimbulkan titik kebakaran baru.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara juga memastikan jajaran kepolisian bersama unsur terkait masih melakukan penanganan di lapangan. Personel dikerahkan untuk membantu proses pemadaman sekaligus memantau kondisi titik api.
Pemkab Pelalawan bersama TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa serta pihak perusahaan terus melakukan koordinasi dalam menghadapi Karhutla tersebut.
Upaya bersama ini dilakukan agar kebakaran dapat segera ditangani dan tidak berkembang hingga mengancam permukiman warga maupun kawasan lainnya.
Turunnya langsung unsur pimpinan daerah ke lokasi menunjukkan bahwa penanganan Karhutla di Pelalawan dilakukan secara aktif. Selain pemantauan, proses pemadaman dan pendinginan terus dilakukan untuk mencegah api kembali meluas.
- Penulis: Yuda Ananda


Saat ini belum ada komentar