Kecelakaan Tunggal di Flyover Imam Munandar Pekanbaru, Pemuda 18 Tahun Meninggal
- account_circle Yuda Ananda
- calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
- visibility 567
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petugas kepolisian melakukan pemeriksaan di lokasi kecelakaan tunggal yang menewaskan pemuda 18 tahun di kawasan Flyover Imam Munandar, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Selasa (11/8/2026) dini hari. AP/YD.
PEKANBARU, Antara Pos – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di kawasan Flyover Imam Munandar, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Selasa (11/8/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pemuda berusia 18 tahun meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Ahmad Zidan Arzaki (18), warga Desa Temusai, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak. Ia mengendarai sepeda motor Honda Stylo tanpa nomor polisi saat kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.
Berdasarkan keterangan kepolisian, korban melaju dari arah utara menuju selatan di jalur timur Jalan Jenderal Sudirman. Saat memasuki kawasan pangkal Flyover Imam Munandar, kondisi jalan yang dilalui berupa tikungan ke kiri.
Sepeda motor yang dikendarai korban kemudian diduga kehilangan kendali dan bergerak ke arah kanan. Kendaraan selanjutnya menabrak tembok median yang berada di tengah jalan.
Benturan tersebut menyebabkan korban terpental hingga menghantam tiang lampu jalan yang berada di median pembatas. Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka parah pada bagian kepala dan wajah.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Satrio Bagus Wirawicaksana membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut.
Menurut Satrio, korban meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum kemudian dievakuasi ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.
Polisi masih menyebut penyebab kecelakaan berdasarkan dugaan sementara. Dari hasil penanganan awal, korban diduga kurang berkonsentrasi dan tidak berhati-hati saat melintasi tikungan di kawasan flyover.
Kecelakaan tersebut menjadi perhatian karena terjadi pada dini hari dan melibatkan satu kendaraan. Polisi melakukan penanganan di lokasi untuk mendata kondisi kejadian serta memastikan proses evakuasi korban.
- Penulis: Yuda Ananda


Saat ini belum ada komentar