Breaking News
light_mode
Trending

Forum Masyarakat Hutan dan Agraria Desak Bareskrim Usut Dugaan Dana Koperasi Mertasari dan Sekikilan Jaya

  • account_circle kontak.antarapos@gmail.com
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JAKARTA — Forum Masyarakat Hutan dan Agraria mendesak Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) segera turun tangan mengusut secara serius dugaan penyimpangan atau korupsi yang berkaitan dengan pengelolaan dana Koperasi Mertasari dan Koperasi Sekikilan Jaya.

Nasli selaku koordinator forum  tersebut meminta aparat penegak hukum tidak hanya melakukan pemeriksaan administratif, tetapi juga menelusuri secara menyeluruh aliran dana, dokumen pengelolaan koperasi, hubungan kerja sama, serta pihak-pihak yang diduga mengetahui atau terlibat dalam pengelolaan dana tersebut.

Nama Hadi Sucipto dan Kanaen Kornelis turut menjadi sorotan Forum Masyarakat Hutan dan Agraria. Nasli meminta Mabes Polri melakukan pemeriksaan secara profesional dan transparan terhadap keduanya terkait dugaan penyimpangan yang dipersoalkan masyarakat.

“Kami meminta Mabes Polri jangan tinggal diam. Jika memang terdapat bukti dan indikasi kuat adanya tindak pidana korupsi atau penyalahgunaan dana koperasi, maka siapa pun yang terlibat harus diproses sesuai hukum. Jangan sampai persoalan ini berlarut-larut dan merugikan masyarakat,” tegas nasli selaku koordinator Forum Masyarakat Hutan dan Agraria.

Nasli menilai persoalan ini tidak boleh hanya dilihat dari aspek konflik pengelolaan lahan. Menurut mereka, aspek keuangan koperasi juga perlu dibuka secara terang kepada anggota dan masyarakat.

Karena itu, Nasli meminta penyidik menelusuri antara lain:

1. Sumber dan penggunaan dana Koperasi Mertasari dan Sekikilan Jaya.

2. Laporan pertanggungjawaban pengurus koperasi.

3. Dokumen kerja sama dengan pihak ketiga.

4. Aliran dana yang berkaitan dengan pengelolaan lahan dan hasil usaha koperasi.

5. Pihak-pihak yang menerima manfaat ekonomi dari kegiatan tersebut.

6. Dugaan kerugian yang mungkin dialami koperasi maupun masyarakat.

“Kalau memang semua pengelolaan sudah sesuai aturan, silakan dibuktikan melalui pemeriksaan dan audit. Tetapi apabila ditemukan adanya penyalahgunaan kewenangan, manipulasi administrasi, atau aliran dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, kami meminta aparat penegak hukum bertindak tegas,” ujar Nasli

Nasli pane selaku koordinator Forum Masyarakat Hutan dan Agraria juga menegaskan bahwa kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas dalam penyelesaian persoalan koperasi dan pengelolaan kawasan hutan.

Sebelumnya, persoalan KUD Mertasari dan Sekikilan Jaya juga muncul dalam pemberitaan terkait pengelolaan lahan dan status izin HTR. Salah satu pemberitaan menyebut adanya persoalan pengelolaan lahan eks-sitaan serta keterkaitannya dengan koperasi tersebut.

Menurut nasli pane  berbagai persoalan tersebut harus ditangani secara menyeluruh dan tidak boleh dipisahkan dari aspek tata kelola koperasi maupun kemungkinan adanya penyimpangan keuangan.

“Kami tidak ingin masyarakat hanya menjadi penonton sementara ada pihak-pihak tertentu yang diduga menikmati keuntungan. Negara harus hadir. Polisi harus mengusutnya secara objektif berdasarkan bukti dan hukum yang berlaku,” ujar Nasli Pane.

Dia menegaskan bahwa desakan tersebut bukan bentuk vonis terhadap siapa pun. Mereka menyerahkan sepenuhnya proses pembuktian kepada aparat penegak hukum.

Namun, apabila dalam proses penyelidikan dan penyidikan ditemukan bukti yang cukup mengenai tindak pidana, Forum meminta Hadi Sucipto dan Kanaen Kornelis, maupun pihak lain yang terbukti terlibat, untuk diproses dan dimintai pertanggungjawaban hukum.

“Kami meminta Mabes Polri bekerja secara profesional, transparan dan tanpa tebang pilih. Periksa semua pihak yang terkait, buka aliran dananya, audit pengelolaannya, dan apabila terbukti melakukan tindak pidana, tangkap dan proses sesuai ketentuan hukum,” pungkas Nasli

Nasli menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut dan mendorong agar penegakan hukum berjalan secara terbuka demi memberikan kepastian hukum serta melindungi kepentingan masyarakat.***red/rfm

  • Penulis: kontak.antarapos@gmail.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPPMKK Pekanbaru Tolak Rencana Tambang Timah di Laut Karimun, Soroti Ancaman bagi Lingkungan dan Nelayan

    IPPMKK Pekanbaru Tolak Rencana Tambang Timah di Laut Karimun, Soroti Ancaman bagi Lingkungan dan Nelayan

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 958
    • 0Komentar

    Pekanbaru – Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kabupaten Karimun Pekanbaru (IPPMKK), Muhamad Adib, menyatakan penolakan terhadap rencana aktivitas penambangan pasir timah di wilayah laut Kabupaten Karimun. Menurutnya, rencana tersebut perlu dikaji secara mendalam karena berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan pesisir dan kehidupan masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan. Muhamad Adib menilai bahwa aktivitas pengerukan […]

  • Masyarakat Keluhkan Bau Busuk Di Sekitar Lapas Pekanbaru, Diduga Berasal Dari Pembuangan Septictank Ke Drainase

    Masyarakat Keluhkan Bau Busuk Di Sekitar Lapas Pekanbaru, Diduga Berasal Dari Pembuangan Septictank Ke Drainase

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Antarapos, Pekanbaru – Masyarakat kota Pekanbaru mengeluhkan bau menyengat di sekitar Lapas Kelas II A Pekanbaru yang diduga berasal dari limbah septic tank yang sengaja di buang langsung ke drainase. Hal itu diungkap oleh salah satu warga Adib, yang sering melewati jalan Lembaga Pemasyarakat Gobah, ia sering mencium bau busuk Ketika lewat daerah tersebut. “Saya […]

  • Aktivis HMI Pelalawan Soroti Dugaan Permainan Pendapatan BPJS RSUD Selasih, Minta APH Segera Turun Tangan

    Aktivis HMI Pelalawan Soroti Dugaan Permainan Pendapatan BPJS RSUD Selasih, Minta APH Segera Turun Tangan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle kontak.antarapos@gmail.com
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Antara Pos, PELALAWAN – Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Pelalawan, Said Mukhlis, menduga adanya permainan dalam pengelolaan pendapatan BPJS di RSUD Selasih Pelalawan. Dugaan tersebut disampaikan menyusul tidak adanya keterbukaan informasi mengenai besaran pendapatan yang diterima rumah sakit dari BPJS setiap tahun, penggunaannya, serta apakah dana tersebut masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pernyataan […]

  • Karhutla Pelalawan Meluas, Wabup dan Kapolres Turun Langsung Padamkan Api

    Karhutla Pelalawan Meluas, Wabup dan Kapolres Turun Langsung Padamkan Api

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 527
    • 0Komentar

    PELALAWAN, Antara Pos – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Pelalawan. Hingga Kamis (13/8/2026), sedikitnya terdapat tiga titik kebakaran yang terpantau di wilayah tersebut. Titik api berada di Kelurahan Kerumutan, Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti, serta lokasi terbaru di Desa Petodaan yang berada di kawasan perbatasan dengan Desa Teluk Binjai. […]

  • Koptan Kampar Jaya dan KSO PT Agrinas Palma Nusantara Salurkan Hewan Kurban Sambut Idul Adha 1447 H

    Koptan Kampar Jaya dan KSO PT Agrinas Palma Nusantara Salurkan Hewan Kurban Sambut Idul Adha 1447 H

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Antara Pos, Kampar  – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Koptan Kampar Jaya Bersama bersama KSO PT Agrinas Palma Nusantara menyalurkan bantuan hewan kurban kepada masyarakat di wilayah operasional perusahaan dan koperasi di Kabupaten Kampar, Selasa, 26 Mei 2026. Penyaluran tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga ring satu sekaligus memperkuat hubungan kemitraan […]

  • Penutupan IMT-GT ke-9, Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Hijau Berkelanjutan

    Penutupan IMT-GT ke-9, Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Hijau Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru resmi menutup rangkaian Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Green Cities Mayor Council (GCMC) Meeting ke-9 di Kompleks Perkantoran Wali Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Kamis (6/8/2026). Penutupan ditandai dengan kegiatan penanaman pohon sebagai simbol komitmen bersama memperkuat kolaborasi lintas negara dalam mewujudkan kota hijau berkelanjutan serta menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang. […]

expand_less