Breaking News
light_mode
Trending

Salehuddin Minta Pusat Prioritaskan Perbaikan Jalan Lintas Bono dan Jalan Lingkar Pulau Mendol di Pelalawan

  • account_circle Yuda Ananda
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 918
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

ANTARAPOS, PELALAWANAnggota DPRD Kabupaten Pelalawan sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Pelalawan, Salehuddin, A.Md.Pi, menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi Jalan Lintas Bono (Jalinbon) dan Jalan Lingkar Pulau Mendol kepada Ketua Fraksi PKS DPR RI, Dr. H. Abdul Kharis Almasyhari, S.E., M.Si, dalam pertemuan Fraksi PKS DPRD Provinsi Riau bersama Ketua Fraksi PKS DPRD kabupaten/kota se-Riau pada Selasa (07/07/2026).  Aspirasi tersebut disampaikan karena puluhan kilometer ruas jalan dalam kondisi rusak dan dinilai menghambat mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi.

Pertemuan tersebut digelar sebagai forum penyampaian berbagai aspirasi strategis masyarakat Riau agar mendapat perhatian di tingkat nasional. Salehuddin memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan secara langsung persoalan infrastruktur yang hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat Pelalawan.

“Pertemuan digelar untuk menyampaikan berbagai aspirasi strategis masyarakat Riau agar mendapat perhatian di tingkat nasional. Saya langsung menyampaikan aspirasi warga terkait kondisi terkini Jalan Lintas Bono dan Jalan Lingkar Pulau Mendol  Penyalai Kuala Kampar yang sangat membutuhkan pembangunan terutama penimbunan sehingga mempermudah akses warga antar desa, kecamatan bahkan menuju Ibukota Kabupaten Pelalawan,” ujar Salehuddin.

Dalam penyampaiannya, Salehuddin menjelaskan bahwa ruas Jalan Lintas Bono dari Kecamatan Bunut hingga Sibekek sepanjang sekitar 60 kilometer masih membutuhkan perbaikan karena kondisinya tidak layak dilalui. Menurutnya, solusi yang paling dibutuhkan saat ini adalah penimbunan jalan agar akses masyarakat dapat kembali normal.

Salehuddin menegaskan, Jalan Lintas Bono bukan sekadar penghubung antardesa, melainkan jalur strategis yang menghubungkan masyarakat menuju wilayah lain di Kabupaten Pelalawan. Namun hingga kini kendaraan roda empat masih belum dapat melintas di sejumlah titik.

“Ya, ini akses antar desa dan kecamatan, terlebih Lintas Bono adalah akses menuju kabupaten/kota yang tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat. Bayangkan saja, untuk mobil ambulans tidak bisa lewat hingga pasien yang sakit harus digotong dibawa dengan sepeda motor dengan jalan yang jika musim penghujan kondisinya sangat parah,” ungkapnya.

Kondisi tersebut, menurut Salehuddin, telah berdampak langsung terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Hambatan akses membuat warga kesulitan memperoleh layanan medis secara cepat, terutama ketika terjadi keadaan darurat.

Selain Jalan Lintas Bono, Salehuddin juga mengangkat persoalan Jalan Lingkar Pulau Mendol. Dari total panjang jalan sekitar 56 kilometer, masih terdapat sekitar 20 kilometer yang membutuhkan penimbunan dan perbaikan.

Ia menjelaskan, dari ruas yang telah ditimbun, hanya sekitar 4 kilometer yang telah dilakukan semenisasi. Akibatnya, aktivitas masyarakat di Pulau Mendol masih sering terganggu, terutama dalam mengangkut hasil pertanian menuju pelabuhan maupun distribusi antardesa.

” Dari 20 km yang sudah ditimbun hanya 4 km sisanya semenisasi. Kondisi ini mengganggu aktivitas warga terutama soal akses transportasi dalam membawa hasil pertanian ke pelabuhan atau antar desa dan kecamatan. Sementara di Pulau Mendol ini adalah lumbung pangan dan sentra produksi beras di Provinsi Riau dengan hamparan 6 ribu hektar,” katanya.

Salehuddin menilai percepatan pembangunan infrastruktur di Pulau Mendol menjadi sangat penting mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu sentra produksi pangan di Provinsi Riau. Infrastruktur jalan yang memadai akan berdampak terhadap kelancaran distribusi hasil pertanian serta peningkatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pola penimbunan jalan yang selama ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Pelalawan di sejumlah titik terbukti lebih efektif dan efisien dibandingkan menunggu pembangunan permanen yang memerlukan anggaran besar.

“Namun kondisi saat ini, dengan berbagai keterbatasan anggaran tentu akan membutuhkan waktu yang sangat lama. Kita berharap anggaran dari pusat untuk melakukan penimbunan di Jalan Lintas Bono maupun di Jalan Lingkar Pulau Mendol,” ucapnya.

Salehuddin juga mengusulkan agar proses penimbunan menggunakan quarry waste atau material sisa pecahan batu dan kerikil. Menurutnya, material tersebut sangat ideal digunakan sebagai timbunan pilihan karena memiliki karakteristik padat, mudah menyerap air dan tidak mudah lunak sehingga efektif mencegah penurunan badan jalan di wilayah yang memiliki kondisi tanah labil.

Usulan tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif solusi yang lebih cepat sekaligus lebih ekonomis dalam meningkatkan kualitas jalan, khususnya pada wilayah yang selama ini sulit dijangkau kendaraan roda empat.

Saat ditanya mengenai tanggapan Ketua Fraksi PKS DPR RI, Salehuddin mengatakan bahwa aspirasi tersebut mendapat respons positif.

Menurutnya, Ketua Fraksi PKS DPR RI menyambut baik usulan yang disampaikan dan berkomitmen meneruskan aspirasi tersebut kepada seluruh anggota DPR RI dari Fraksi PKS yang berada di berbagai komisi agar dapat diperjuangkan sesuai kewenangan masing-masing.

Perjuangan memperbaiki Jalan Lintas Bono dan Jalan Lingkar Pulau Mendol pada akhirnya bukan sekadar persoalan pembangunan fisik. Infrastruktur yang layak merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang menentukan akses pelayanan kesehatan, pendidikan, distribusi hasil pertanian, hingga pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, harapan masyarakat kini tertuju pada adanya dukungan nyata dari pemerintah pusat agar pembangunan dua ruas jalan strategis tersebut tidak lagi tertunda.***red/rfm

  • Penulis: Yuda Ananda
  • Editor: Yuda Ananda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Booth Minuman Beralkohol Gelar Tantangan Hafalan Surah Ad-Duha, MUI Soroti Dugaan Pelecehan Agama

    Viral Booth Minuman Beralkohol Gelar Tantangan Hafalan Surah Ad-Duha, MUI Soroti Dugaan Pelecehan Agama

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 656
    • 0Komentar

    JAKARTA, Antara Pos – Sebuah video yang memperlihatkan aktivitas sebuah booth minuman beralkohol di acara The Sounds Project menjadi perbincangan di media sosial. Booth tersebut diduga mengadakan tantangan kepada pengunjung untuk menghafalkan Surah Ad-Duha. Dalam video yang beredar, pengunjung terlihat mengikuti sebuah tantangan yang berkaitan dengan hafalan ayat Al-Qur’an. Aktivitas tersebut kemudian menuai kritik karena […]

  • Muhamad Adib Terpilih Sebagai Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kabupaten Karimun Pekanbaru

    Muhamad Adib Terpilih Sebagai Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kabupaten Karimun Pekanbaru

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 33
    • 0Komentar

    ANTARA POS, Pekanbaru – Musyawarah Besar Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kabupaten Karimun Pekanbaru (IPPMKK) telah menetapkan kepengurusan baru untuk periode mendatang. Dalam forum yang berlangsung secara demokratis, Muhamad Adib resmi terpilih sebagai Ketua Umum IPPMKK. Ia akan didampingi oleh Muhammad Rizky Ramadhan sebagai Wakil Ketua I dan Teguh Ilham sebagai Wakil Ketua II. Terpilihnya kepengurusan […]

  • Karhutla Pelalawan Meluas, Wabup dan Kapolres Turun Langsung Padamkan Api

    Karhutla Pelalawan Meluas, Wabup dan Kapolres Turun Langsung Padamkan Api

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 528
    • 0Komentar

    PELALAWAN, Antara Pos – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Pelalawan. Hingga Kamis (13/8/2026), sedikitnya terdapat tiga titik kebakaran yang terpantau di wilayah tersebut. Titik api berada di Kelurahan Kerumutan, Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti, serta lokasi terbaru di Desa Petodaan yang berada di kawasan perbatasan dengan Desa Teluk Binjai. […]

  • Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 9 Kembangkan Lahan Komunal RW 09 Tangkerang Timur Jadi Kebun TOGA dan Sayur Produktif

    Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 9 Kembangkan Lahan Komunal RW 09 Tangkerang Timur Jadi Kebun TOGA dan Sayur Produktif

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 775
    • 0Komentar

    PEKANBARU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 9 bersama warga, kader PKK, serta pengurus RT/RW mengembangkan lahan komunal Apotik Hidup di RW 09, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, melalui program Optimalisasi Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Program yang melibatkan 25 mahasiswa dari berbagai program studi tersebut dilaksanakan pada […]

  • Bupati H. Bistamam Hadiri Event Wisata Nasional Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi

    Bupati H. Bistamam Hadiri Event Wisata Nasional Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Antara
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Antara Pos, Rohil – Bupati Rokan Hilir H. Bistamam menghadiri rangkaian Event Wisata Nasional Bakar Tongkang 2026 yang digelar di kawasan Jalan Perniagaan, Bagansiapiapi, Rabu (1/7/2026) pukul 16.00 WIB. Kehadiran Bupati merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus memajukan sektor pariwisata daerah yang telah menjadi ikon wisata nasional. Turut hadir […]

  • Idul Adha Sebagai Momentum Keikhlasan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial

    Idul Adha Sebagai Momentum Keikhlasan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 532
    • 0Komentar

    ANTARA POS, Pekanbaru – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kembali menjadi momentum penting bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk memperkuat nilai keimanan, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama. Perayaan yang identik dengan ibadah kurban ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga mengandung makna spiritual yang sangat mendalam. Idul Adha berawal dari kisah keteladanan […]

expand_less