Breaking News
light_mode
Trending

Hadapi Ancaman Karhutla, Pemprov Riau dan TNI-Polri Siapkan 18 Posko

  • account_circle Yuda Ananda
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 769
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

PEKANBARU, Antara Pos – Antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau diperkuat. Pemerintah Provinsi Riau bersama TNI dan Polri menyiapkan pola penanganan terpadu dengan mengandalkan pembagian wilayah, tim respons cepat serta sejumlah posko yang tersebar di daerah rawan.

Sebanyak 18 posko disiapkan sebagai bagian dari sistem koordinasi dan pengerahan personel apabila terjadi kebakaran. Langkah tersebut dibahas dalam apel kesiapsiagaan karhutla yang digelar di Halaman Mapolda Riau, Senin (10/8/2026).

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan pencegahan dan penanganan karhutla harus dimulai dari kesiapan sebelum kebakaran terjadi.

Ia meminta seluruh unsur memastikan personel, kendaraan, peralatan pemadaman, sarana komunikasi, sumber air serta jalur menuju lokasi rawan dalam kondisi siap digunakan.

Menurut SF Hariyanto, informasi mengenai titik panas juga tidak boleh berhenti sebatas laporan. Setiap indikasi harus segera diperiksa oleh petugas di lapangan agar keberadaan api dapat diketahui sejak awal.

“Peringatan dini harus segera diterjemahkan menjadi aksi dini. Setiap titik panas perlu segera diverifikasi dan apabila ditemukan api, dilakukan pemadaman awal sebelum meluas dan masuk lebih dalam ke lahan gambut,” ujarnya.

SF Hariyanto juga meminta seluruh data terkait potensi karhutla tidak berjalan sendiri-sendiri. Informasi dari berbagai lembaga perlu dipadukan sehingga dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan.

Data tersebut mencakup informasi dari BMKG, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah daerah, perusahaan hingga laporan masyarakat.

“Data BMKG, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat perlu segera dihubungkan dan diverifikasi. Dengan begitu, dukungan operasi dapat digerakkan ketika dibutuhkan,” katanya.

Dengan sistem informasi yang terhubung, pemerintah berharap pengerahan personel maupun peralatan bisa dilakukan lebih cepat ketika ditemukan titik api.

Sementara itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo mengungkapkan bahwa TNI, Polri dan pemerintah daerah telah membagi pola operasi melalui clusterisasi dan rayonisasi.

Pembagian tersebut bertujuan agar setiap wilayah memiliki unsur yang siap bergerak ketika muncul kebakaran. Dengan begitu, penanganan tidak harus menunggu pengerahan dari lokasi yang jauh.

“Saya bersama TNI dan Polri, Pak Kapolda, dibantu dan diarahkan oleh Pak Gubernur, sudah membentuk clusterisasi dan rayonisasi ketika terjadi titik-titik api. Melalui sistem tersebut, kita dapat mempercepat penanganan di lapangan,” ungkapnya.

Selain sistem pembagian wilayah, aparat bersama pemerintah daerah juga membentuk tim gabungan Quick Response Force.

Tim tersebut akan menjadi salah satu unsur yang bergerak ketika laporan kebakaran diterima dan telah melalui proses verifikasi.

Untuk mendukung koordinasi, sebanyak 18 posko ditempatkan di sejumlah titik sesuai pembagian wilayah.

“Ada tim-tim Quick Response Force secara gabungan yang kita bentuk, serta posko-posko di beberapa titik, sebanyak 18 titik sesuai dengan wilayah, sehingga dapat digerakkan dengan cepat apabila dibutuhkan,” katanya.

Agus mengatakan penanganan karhutla di Riau membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Luas wilayah serta kondisi geografis sejumlah kawasan yang sulit dijangkau menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.

Karena itu, koordinasi antara pemerintah, aparat, perusahaan dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran berkembang semakin luas.

Masyarakat juga diharapkan tidak pasif ketika menemukan indikasi kebakaran. Informasi sedini mungkin dapat membantu petugas melakukan pengecekan dan mengambil tindakan sebelum api membesar.

“Kita tidak bisa bekerja sendirian, harus terpadu, termasuk dengan dukungan dari seluruh masyarakat dan kesadaran masyarakat. Kuncinya adalah terpadu,” pungkasnya.

Melalui pola penanganan berbasis wilayah, keberadaan 18 posko serta tim respons cepat, pemerintah berharap setiap kejadian karhutla di Riau dapat ditangani sejak tahap awal. Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak lebih besar terhadap lingkungan maupun masyarakat.***red/yd

  • Penulis: Yuda Ananda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koptan Kampar Jaya dan KSO PT Agrinas Palma Nusantara Salurkan Hewan Kurban Sambut Idul Adha 1447 H

    Koptan Kampar Jaya dan KSO PT Agrinas Palma Nusantara Salurkan Hewan Kurban Sambut Idul Adha 1447 H

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Antara Pos, Kampar  – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Koptan Kampar Jaya Bersama bersama KSO PT Agrinas Palma Nusantara menyalurkan bantuan hewan kurban kepada masyarakat di wilayah operasional perusahaan dan koperasi di Kabupaten Kampar, Selasa, 26 Mei 2026. Penyaluran tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga ring satu sekaligus memperkuat hubungan kemitraan […]

  • Sabu hingga Senpi Disita, Kamar Apartemen Mewah di Pekanbaru Jadi Sarang Narkoba

    Sabu hingga Senpi Disita, Kamar Apartemen Mewah di Pekanbaru Jadi Sarang Narkoba

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Antarapos, Pekanbaru – Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru berhasil membongkar sindikat peredaran narkotika yang mengakar dari pemukiman warga hingga ke apartemen mewah.  Dalam operasi senyap bermodus undercover buy (penyamaran) tersebut, petugas menciduk tiga orang pria dan menyita beragam jenis narkoba, senjata api (senpi) rakitan serta uang tunai sebesar Rp115 juta. Pengungkapan kasus ini bermula […]

  • Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir dan Drama VAR

    Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir dan Drama VAR

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Antarapos, Olahraga – Duel babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan dua raksasa Eropa, Portugal vs Kroasia, di Toronto Stadium, Kanada, pada Jumat (02/07/2026) berjalan dramatis. Berita Lewat drama menit-menit akhir, timnas berjuluk Selecao das Quinas akhirnya sukses membungkus kemenangan tipis 2-1 atas Vatreni. Dikutip dari Beritanasional.com,  laga ini juga mencetak sejarah unik di […]

  • 336 Ribu Pendaftar, Kuota Upacara HUT RI di Istana Membeludak

    336 Ribu Pendaftar, Kuota Upacara HUT RI di Istana Membeludak

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 536
    • 0Komentar

    JAKARTA, Antara Pos – Keinginan masyarakat untuk menyaksikan langsung peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka ternyata sangat besar. Dalam waktu hanya empat hari sejak pendaftaran dibuka, jumlah pendaftar telah mencapai lebih dari 336 ribu orang. Jumlah tersebut jauh melampaui kapasitas awal yang disediakan pemerintah. Untuk pelaksanaan upacara tahun ini, pemerintah sebelumnya hanya […]

  • Gara-Gara Dugaan Minyak Illegal Dan Gelper Wartawan Di Intimidasi, Ketua IPPMKK Minta Kebebasan Pers Dilindungi

    Gara-Gara Dugaan Minyak Illegal Dan Gelper Wartawan Di Intimidasi, Ketua IPPMKK Minta Kebebasan Pers Dilindungi

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle kontak.antarapos@gmail.com
    • visibility 516
    • 0Komentar

    ANTARA POS, Karimun – Viral sebuah video yang diduga memperlihatkan adanya intimidasi terhadap wartawan di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, menjadi sorotan publik pada Sabtu (11/07/2026). Video berdurasi singkat yang beredar luas di media sosial itu memicu spekulasi terkait dugaan pemberitaan aktivitas minyak ilegal dan gelanggang permainan (gelper). Hingga kini belum ada keterangan resmi yang menjelaskan konteks […]

  • Tembilahan Digegerkan Monyet Liar Yang Menyerang Warga, Belasan Korban Mengalami Luka Robek

    Tembilahan Digegerkan Monyet Liar Yang Menyerang Warga, Belasan Korban Mengalami Luka Robek

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Yuda Ananda
    • visibility 1.153
    • 0Komentar

    ANTARAPOS – Tembilahan kembali digegerkan oleh aksi seekor monyet liar yang menyerang warga pada Selasa (4/8/2026). Hingga kini, tercatat belasan warga menjadi korban dan harus dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan akibat luka robek yang cukup serius. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis. Beberapa di antaranya juga menerima vaksin sebagai langkah pencegahan terhadap kemungkinan penularan […]

expand_less