Pemko Pekanbaru Kejar Perbaikan 42 Kilometer Jalan Rusak, 23,6 Km Sudah Digarap
- account_circle Yuda Ananda
- calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
- visibility 596
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petugas melakukan pengaspalan pada salah satu ruas jalan di Kota Pekanbaru. Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan 42 kilometer jalan rusak sepanjang 2026. AP/YD/detik.com.
PEKANBARU, Antara Pos – Pemerintah Kota Pekanbaru terus mempercepat pembenahan infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah wilayah. Dari target perbaikan sekitar 42 kilometer sepanjang 2026, progres pengerjaan hingga 13 Agustus telah mencapai 23,6 kilometer.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan pekerjaan perbaikan masih terus berjalan di sejumlah ruas jalan.
Menurut Edward, pengerjaan yang telah dilakukan mencakup sejumlah ruas yang membutuhkan pengaspalan ulang atau overlay. Sebanyak 16 ruas jalan disebut sudah selesai diperbaiki, sementara ruas lainnya masih dalam proses pengerjaan.
“Untuk perbaikan jalan rusak sudah berjalan sekitar 23,6 kilometer, dan ini masih terus berlanjut,” kata Edward, Kamis (13/8/2026).
Beberapa ruas yang masih dikerjakan di antaranya Jalan Teratai, Jalan Tanjung Karang dan Jalan Tanjung Medang. Pemerintah kota menargetkan pekerjaan terus dikebut agar target perbaikan jalan tahun ini dapat tercapai.
Dengan progres 23,6 kilometer, masih terdapat sekitar 18,4 kilometer dari target 42 kilometer yang harus diselesaikan. Pengerjaan akan dilanjutkan secara bertahap sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Perbaikan jalan tersebut menjadi salah satu perhatian Pemko Pekanbaru karena kondisi infrastruktur berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat. Jalan yang baik diharapkan dapat memberikan kenyamanan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna kendaraan.
Pemko Pekanbaru juga diharapkan dapat memastikan kualitas pekerjaan sehingga jalan yang telah diperbaiki dapat bertahan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Pemerintah kota menargetkan seluruh pekerjaan yang masuk dalam program perbaikan dapat diselesaikan secara bertahap hingga akhir 2026.***red/yd.
- Penulis: Yuda Ananda


Saat ini belum ada komentar